Teks Recount
Seringkali kamu ingin menceritakan kepada orang lain sesuatu yang telah terjadi dalam hidup kamu. Kamu mungkin ingin menceritakan peristiwa yang kamu alami pada akhir minggu lalu. Atau, barangkali sebuah peristiwa yang tak terlupakan ketika kamu menghabiskan liburan tahun lalu. Bentuk cerita pengalaman secara lisan atau tertulis semacam ini disebut sebuah recount.
Jadi, teks recount adalah jenis teks yang biasa digunakan untuk menceritakan peristiwa atau pengalaman seseorang yang terjadi pada masa lalu (in the past) dan biasanya peristiwa tersebut disusun secara berurutan. Dalam teks recount, penulis sering menggunakan kata I atau we untuk menceritakan pengalamannya.
Struktur (generic structure) teks ini terdiri atas tiga elemen:
- orientation (setting), bercerita kepada pembaca tentang siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut, tempat peristiwa berlangsung, dan kapan peristiwa itu terjadi;
- events (kejadian), menceritakan peristiwa yang terjadi secara berurutan;
- re-orientaion; memberikan ringkasan atau kesimpulan dari peristiwa yang diceritakan.
Teks recount bertujuan memberikan gambaran (deskripsi) kepada pembaca apa yang terjadi dan mengapa peristiwa itu terjadi.
Ciri-ciri kebahasan (language feature) teks recount adalah:
- kata ganti orang atau benda (proper noun) untuk mengetahui siapa atau apa yang terlibat dalam teks.
- descriptive word untuk menggambarkan secara rinci siapa, apa, kapan, di mana, dan bagaimana.
- menggunakan past tense untuk menceritakan periatiwa yang telah lewat
- kata-kata yang menunjukkan urutan peristiwa (contoh, first, next, then).
Termasuk dalam jenis teks recount adalah sejarah (history) biografi seorang tokoh, reportasesuratkabar, atau catatan/laporan saksi mata.
Perhatikan contoh di bawah ini.
Filed under: Recount
Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!

Leave a Reply